Senin, 25 Agustus 2008

pulang

Di beranda itu kuhabiskan waktu bersama malaikat-malaikat kecilku...
Di tepian ruang itu aku biasa berbagi canda dengan ayah dan ibu...
Di sudut malam, seringkali kuhabiskan waktu membahas diri bersama kakak...
Di keteduhan luasnya ruang, aku biasa curahkan semua rasa yang tercipta...
Di dalam kamar biru itu, tangisku selalu tumpah ruah...

Aku ingin lagi berada di sana...
Kembali memeluk semua dengan dua tanganku...
Merasakan kembali sejuk yang tercipta dari keseluruhannya...
Aku ingin menyatu bersama semua...

Rinduku kembali ke sana...
Tangisku kini tumpah...
Namun, tak bisa mendesakku kembali ke sana...
Aku merasa rapuh dan sendiri...
Tanpa suasana itu aku sepi...

Ingin kembali ke sana...
Menyegarkan kembali seluruh relung batinku...
Membuatku kembali lagi bisa mandiri...
Merasakan lagi sendiriku...
Dan kurasa memang lebih baik begitu...

Bukan istana merah jambuku...
Tapi, rumahku istanaku...
Tak ada tempat seindah di sana
Ketika aku kembali pulang... Menyentuh lagi lantainya...
Aku merasa aku ada dan dinanti...
Tak ada yang bisa menggantikan mereka...
Dan aku tak mau menukar semua dengan apa pun...
Kenangan terburuk... Kenangan terindah...
Semua di sana...
Keluargaku... Rumahku...

Tidak ada komentar: